Ning Adinia Bekerja sebagai programmer di sebuah perusahaan IT pun punya hobi mengutak-atik hardware dan software yang membuatnya tak asing dengan tema utama website.

5 Cara Membuat Email Marketing yang Menarik dan Profitable

2 min read

cara membuat email marketing

Email atau surat elektronik adalah salah satu media komunikasi yang masih ada sampai sekarang untuk beberapa tujuan. Meski agak jadul, tetapi ternyata email tetap mendapat tempat di hati beberapa orang, termasuk pebisnis.

Dari keberadaan email ini biasanya para pebisnis akan menggunakannya untuk menjalankan strategi pemasaran email. Untuk menjalankan strategi ini, tentu saja Anda harus dapat membuat email yang menarik dan menjual.

Pemasaran email yang ditujukan untuk pelanggan atau target pasar harus dibuat semenarik mungkin. Karena, jika pemasaran email dilakukan secara sembarangan, ini dapat membuat Anda mengalami kegagalan dalam menjalankan strategi pemasaran ini.

Lalu bagaimana caranya agar menarik dan menjual pemasaran email? Berikut beberapa tips yang bisa Anda jalankan.

1. Pikirkan tentang Subjek Pemasaran Email Anda

Kiat pertama untuk membuat email untuk tujuan pemasaran adalah memikirkan subjeknya. Subjek email ini dapat disamakan dengan judul dalam bacaan.

Dari sini jika subjek email tidak terlalu menarik, sangat sulit untuk mendapatkan apa yang Anda harapkan dari pemasaran email.

Untuk membuat subjek email menarik dalam masalah pemasaran ini, Anda dapat menerapkan sejumlah hal. Pertama-tama coba gunakan sisi penawaran yang menarik seperti promo diskon, kelebihan produk dan lain-lain.

Kedua, Anda dapat menggunakan beberapa pilihan kata yang memacu rasa ingin tahu orang untuk mengklik email yang Anda kirim. Contoh kata yang dapat memicu rasa ingin tahu adalah “Hari Ini Saja” atau “Ini Khusus Untuk Anda”.

tahapan membuat email marketing

2. Pastikan Email Anda Layak Dibaca

Pemasaran email yang baik adalah email yang layak dibaca. Karena itu agar email Anda benar-benar layak dibaca, Anda harus dapat menyajikan tulisan yang bermanfaat.

Manfaat-manfaat ini dapat berupa berbagai narasi seperti membuat orang termotivasi atau dihibur, mengandung informasi penting atau juga menawarkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain dari bisnis Anda. Jadi saat membuat pemasaran email, jangan lupa prinsip kegunaan.

Selain itu, email yang layak dibaca adalah email yang memiliki struktur dan pedoman penulisan yang baik. Meskipun audiens target Anda adalah kaum muda, Anda sebaiknya tidak menulis email tanpa struktur. Struktur email ini sendiri biasanya terdiri dari pendahuluan, konten atau konten utama dan juga sampul.

Untuk konten penjualan, biasanya para pebisnis akan menghadirkan penulisan ulang atau hypnowriting untuk menarik minat konsumen.

Sementara itu untuk konten informasi biasanya para pebisnis akan menyajikan mendongeng untuk lebih mengikat konsumen dalam aliran perasaan yang lebih dalam.

3. Buat Pemasaran Email ini dengan Banyak Versi

Dalam membuat pemasaran email ini, Anda perlu menampilkan beberapa versi. Untuk apa? Tentu untuk antisipasi jika email pertama tidak membuahkan hasil atau hasilnya tidak optimal.

Pemasaran email sebagai strategi pemasaran benar-benar perlu dievaluasi efektivitasnya. Jika memang pemasaran email yang telah dikirim tidak menghasilkan hasil seperti yang diharapkan, maka pemasaran email dengan versi lain dapat Anda sajikan.

Dengan beberapa pemasaran email ini juga, Anda akan dapat menentukan email mana yang benar-benar layak dikirim ke pasar sasaran.

strategi membuat email marketing

4. Jangan terpaku dengan desain

Anda memang dapat membuat email yang indah dengan menerapkan desain tertentu. Tetapi Anda harus ingat bahwa esensi pemasaran email bukan desain, tetapi konten.

Tetapi jika Anda benar-benar memiliki kemampuan untuk mendesain, maka tidak ada salahnya menggunakannya, selama persyaratan konten dalam konten telah dipenuhi dengan benar sebagai email yang layak dibaca.

5. Tentukan Frekuensi Pengiriman Email

tips menjalankan pemasaran email adalah menentukan frekuensi pengiriman email. Anda benar-benar tidak boleh sembarangan dalam hal mengirim email sehubungan dengan frekuensi.

Karena jika Anda mengirim email dengan waktu yang terlalu berdekatan atau dalam arti lain terlalu sering, ini akan membuat penerima email menjadi marah dan kesal.

Walaupun e-mail yang Anda kirim cukup bagus dan berkualitas, tetapi jika pengirimannya tidak terkontrol dengan waktu yang terlalu dekat, maka ini akan membuat e-mail Anda tidak berarti. Jika penerima email terganggu dan kesal, tentu saja bisnis Anda akan terkena dampaknya.

Karenanya cobalah mengirim email dalam rentang waktu yang wajar. Tidak terlalu lama dan tidak terlalu sering.

Ning Adinia
Ning Adinia Bekerja sebagai programmer di sebuah perusahaan IT pun punya hobi mengutak-atik hardware dan software yang membuatnya tak asing dengan tema utama website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *